Langsung ke konten utama

WOW..! TERNYATA ALOR PUNYA KOLAM 7 TINGKAT

WOW..! TERNYATA ALOR PUNYA KOLAM 7 TINGKAT
Kolam 7 Tingkat (Zoom Alor)
Pulau Alor merupakan salah satu pulau utama di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau ini menyimpan sejuta keindahan yang tidak bisa didefinisikan dengan kata kata biasa.

Dikelilingi pegunungan dan taman bawah laut yang indah membuat Pulau Alor menjadi pulau petualang terbaik dengan sejuta pesona alam dan budaya yang sayang untuk dilewatkan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Pulau Alor menyimpan ragam pariwisata yang berlimpah. Mulai dari wisata budaya, alam, sejarah hingga wisata minat khusus lainnya semua ada di sini.

Banyak wisatawan yang memilih Alor sebagai daerah tujuan wisata, namun kebanyakan dari mereka hanya berwisata ke tempat tempat yang memang sudah terexpose.

Padahal disamping itu, Pulau Alor masih menyimpan banyak sekali obyek wisata yang belum terjamah tangan tangan manusia, sehingga menjadikannya masih sangat alami dan asri, seperti spot wisata berikut yang akan membuat Anda terkagum kagum.

Adalah Kolam Tujuh (7) Tinggkat Tulta. Kolam ini merupakan sebuah spot pemandian alami yang terletak di Tulta, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor. Berada di pinggiran pemukiman penduduk.

Kolam 7 Tingkat juga merupakaan mata air alami yang sangat menawan. Air yang jernih serta udara yang segar membuat setiap wisatawan yang datang ke kawasan wisata ini dijamin akan merasa betah dan puas berlama lama disini.

Selain itu, wisatawan bisa menikmati keindahan alam yang masih asri dengan bermain-main atau sekedar berenang di kolam. Aliran sumber airnya pun mengalir cukup deras dari bawah pepohonan dan membentuk 7 kolam alami yang sangat jernih.

Yang menjadikan Kolam 7 Tingkat ini semakin unik adalah aliran airnya yang membentuk air terjun kecil, sehingga wisatawan bisa bermain-main di jeramnya. Selain itu, ada juga spot untuk melompat dari ketinggian yang meski sedikit extreme namun bisa membuat Anda bebas berekspresi.

Follow Instagram: @zoomalor, Facebook: Zoom Alor & Twitter; Zoom Alor
#ZOOMALOR #KABUPATENALOR
http://www.zonalinenews.com/2017/10/wow-spectacular-seven-level-pool-alor-east-nusa-tenggara/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tara Miti Tomi Nuku, Abui Masa Kini Yang Hidup

RADARNTT, Kalabahi – Bahasa ìbu (daerah) adalah ciri khas kehidupan dan identitas suatu individu atau komunitas tertentu yang harus dijaga dan dilestarikan. Agar tidak punah dan hilang tergerus arus jaman. Kabupaten Alor sebagai salah satu daerah yang unik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), karena memiliki bahasa ibu yang sangat beragam bisa mencapai empat puluhan bahasa. Salah satu bahasa daerah yang digunakan luas adalah bahasa Abui, bahasa Abui digunakan di tiga kecamatan yaitu, Mataru, Alor Tengah Utara, Alor Barat Daya dan sebagian Lembur dan Alor Selatan. Salah satu semboyan masyarakat Abui yang sangat terkenal adalah Tara Miti Tomi Nuku, semboyan ini masih dikenal sampai saat ini dan menjadi spirit bagi genarasi muda. “Namun, dalam penulisan semboyan ini sering dijumpai banyak kesalahan. Sering orang menulis Taramiti Tominuku, ini salah dan perlu diluruskan agar tidak terbawa terus hal yang salah”, kata Danil Lanma via massangger Senin, (13/11/2017). Ma...

KENALI BUSANA ADAT TAKPALA

Busana adat perempuan (Zoom Alor) KALABAHI-Takpala dikenal sebagai salah satu objek wisata di kabupaten Alor, provinsi nusa tenggara timur (Ntt). Dengan tarian lego-lego dan cakalele serta berbagai ritual adat juga busananya membuat suku Abui dikampung Takpala tersohor dimata dunia. Berikut ini, mengenal lebih dekat busana adatnya. Selain rambut para perempuan digurai (dilepas), alas kaki pun demikian. Alas kaki berlalu juga untuk para laki-laki. Ini disebabkan karena dulu leluhur tidak mengenal yang namanya ikat rambut atau alas kaki. Bicara mengenai busana, konon orang tua menggunakan kulit kayu atau (kaa) dalam bahasa daerah abui. Itu digunakan hanya menutupi bagian tertentu saja (sekitar tahun 33-22-). Ini berlaku untuk perempuan maupun laki-laki. Karena adanya pergeseran, kemudian tenun ikat mulai dikenal dan digunakan. Busana adat laki-laki tempo dulu dan sekarang (Adidjaha & Saad) Tenun ikat ini mula-mula dibawa dari pesisir. Para penjahit pesisi...

Suasana Belajar Bahasa Abui di kelas (SD. GMIT Takalelang)