Langsung ke konten utama

GUA KELELAWAR DI PANTAI SELATAN ALOR,NTT

Dari sejumlah keindahan dan keunikan alam di pulau alor, propinsi nusa tenggara timur (NTT), kebanyakan orang lebih mengenal dan sering berkunjung ke arah Timur, tengah, utara dan Barat. Mulai dari panorama alam, Pantai, pegunungan dan suku-suku Tradisional itu akan jadi pusat perkunjungan disana. Namun tidak disadari bahwa ada beberapa keunikan Alam di Pantai Selatan.

Yah, Pantai selatan. Sebut saja Gua kelelawar di desa kiraman, kecamatan Alor Selatan yang  juga merupakan pusat kerajaan Batulolong.Gua ini mempunyai nama yang mungkin membuat anda bertanya, kenapa kelelawar? Disana, terdapat ratusan ribu kelelawar yang bisah anda temui pada siang atau malam hari pada saat air laut surut. Inilah yang membuat gua itu memiliki nama kelelawar.

Bukan hanya Gua Kelelawar, namun dipantai selatan anda juga bisa melihat batu yang berbetuk Manusia. itu berada di satu lokasi yang bernama Ikami. selain itu, ada muara air silalmusu atau (Eigor) dalam bahasa daerah Kiraman dan tanjung Sibera. Yang menarik adalah anda bisa menambah pengetahuan tentang kerajaan Batulolong ke 14 yang meninggal tahun 1996.

Menuju ke lokasi Pantai selatan, anda dapat menempu jarak dari pusat kota, kalabahi sekitar 200km. Jika melaui jalan laut, jarak tempuh (5-7) jam. untuk lebih cepat menggunakan sepeda motor, jarak tempuh (3-5) jam namun harus berjalan kaki sekitari 2km. Dalam mempermudah perjalanan kesana, anda bisah dipandu oleh salah satu warga lokal yang bernama Pauline Awengkari di akun facebook atau Kontak person 082339431793.


Ayo, melihat lebih banyak tentang keindahan serta keunikan Alor, Silahkan Ikuti, Instagram @Zoom_Alor, Facebook dan Twitter. ***(Zonalinenews)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tara Miti Tomi Nuku, Abui Masa Kini Yang Hidup

RADARNTT, Kalabahi – Bahasa ìbu (daerah) adalah ciri khas kehidupan dan identitas suatu individu atau komunitas tertentu yang harus dijaga dan dilestarikan. Agar tidak punah dan hilang tergerus arus jaman. Kabupaten Alor sebagai salah satu daerah yang unik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), karena memiliki bahasa ibu yang sangat beragam bisa mencapai empat puluhan bahasa. Salah satu bahasa daerah yang digunakan luas adalah bahasa Abui, bahasa Abui digunakan di tiga kecamatan yaitu, Mataru, Alor Tengah Utara, Alor Barat Daya dan sebagian Lembur dan Alor Selatan. Salah satu semboyan masyarakat Abui yang sangat terkenal adalah Tara Miti Tomi Nuku, semboyan ini masih dikenal sampai saat ini dan menjadi spirit bagi genarasi muda. “Namun, dalam penulisan semboyan ini sering dijumpai banyak kesalahan. Sering orang menulis Taramiti Tominuku, ini salah dan perlu diluruskan agar tidak terbawa terus hal yang salah”, kata Danil Lanma via massangger Senin, (13/11/2017). Ma...

KENALI BUSANA ADAT TAKPALA

Busana adat perempuan (Zoom Alor) KALABAHI-Takpala dikenal sebagai salah satu objek wisata di kabupaten Alor, provinsi nusa tenggara timur (Ntt). Dengan tarian lego-lego dan cakalele serta berbagai ritual adat juga busananya membuat suku Abui dikampung Takpala tersohor dimata dunia. Berikut ini, mengenal lebih dekat busana adatnya. Selain rambut para perempuan digurai (dilepas), alas kaki pun demikian. Alas kaki berlalu juga untuk para laki-laki. Ini disebabkan karena dulu leluhur tidak mengenal yang namanya ikat rambut atau alas kaki. Bicara mengenai busana, konon orang tua menggunakan kulit kayu atau (kaa) dalam bahasa daerah abui. Itu digunakan hanya menutupi bagian tertentu saja (sekitar tahun 33-22-). Ini berlaku untuk perempuan maupun laki-laki. Karena adanya pergeseran, kemudian tenun ikat mulai dikenal dan digunakan. Busana adat laki-laki tempo dulu dan sekarang (Adidjaha & Saad) Tenun ikat ini mula-mula dibawa dari pesisir. Para penjahit pesisi...

Suasana Belajar Bahasa Abui di kelas (SD. GMIT Takalelang)